Dorong Mahasiswa Jadi Pengusaha, Dirjen Dikti Inisiasi Program PKMI

Para mahasiswa yang memulai start-up bisnisnya (sumber : kompas.com)

ayoguru.com—Masih minimnya jumlah pengusaha di Indonesia menjadi perhatian Direktur Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) – Kemendikbud RI. Sebagai bagian dari upaya perubahan, Dirjen Dikti menginisiasi Program Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (PKMI).

Dilansir dari laman kemendikbud.go.id belum lama ini, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Aris Junaidi PKMI menjelaskan bahwa PKMI di-inisiasi oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Dirjen Dikti – Kemendikbud RI. Program ini ditujukan untuk membangun kesadaran, motivasi serta kepercayaan diri mahasiswa untuk berwirausaha. Dengan begitu, selepas lulus dari kampus, para mahasiswa mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Direktur Pembelajaran dan Mahasiswa – Dirjen Dikti, Aris Junaidi (sumber : pikiranrakyat.com)

“Peringkat wirausaha di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara lain. Sehingga, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan jumlah wirausaha muda di Indonesia,” katanya.

Demografi yang seperti demikian, singgungnya, menimbulkan masalah tersendiri dalam kehidupan ekonomi dan sosial di Indonesia. Salahsatu yang terberat, diantaranya, adalah ‘beban’ pengangguran—yang termasuk didalamnya adalah pengangguran terdidik (baca : mahasiswa).

“Diperlukan upaya yang konkret agar angka pengangguran dapat ditekan. Salahsatunya melalui peningkatan jumlah wirausahawan di Indonesia. Berdasarkan data pada tahun 2019, peringkat wirausaha di Indonesia menempati urutan ke-94 dari 137 negara dengan jumlah mencapai 3,5% dari jumlah penduduk rasio,” runutnya.

MAHASISWA MENYAMPAIKAN PROPOSAL BISNIS DAN DISELEKSI

Terkait dengan aplikasi program, Aris menuturkan bahwa PKMI diwujudkan dengan tiga kegiatan besar, yaitu (1) Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI), (2) Akselerasi Bisnis Start-Up Mahasiswa Indonesia, dan (3) Pendamping Wirausaha Mahasiswa Indonesia (PWMI).

Sementara, pada sisi teknis, mahasiswa yang ingin terlibat pada program ini dapat menyampaikan proposal bisnis untuk kemudian diseleksi sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan Dirjen Dikti.

“Mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi dapat mengikuti program ini dengan mengajukan usulan usaha yang akan diseleksi untuk menjadi peserta mulai dari tanggal 8 Februari – 26 Maret 2021. Usulan usaha yang memenuhi syarat dan lolos penilaian akan mendapatkan bantuan dana pengembangan wirausaha dan pendamping dari CEO Academy,” ujarnya. PKMI terbuka lebar untuk semua mahasiswa yang ada di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, publik dapat mengaksesnya melalui tautan berikut : https://sim-pkmi.kemdikbud.go.id/portal/wp-content/uploads/2021/02/Panduan-PKMI-2021.pdf. (Kemendikbud/Wid)