IPB Buka Jalur Prestasi Hafidz & Pramuka

Siswa pramuka berprestasi bisa masuk jalur prestasi IPB (sumber : liputan6)

ayoguru.com-Institut Pertanian Bogor (IPB) membuka jalur prestasi kategori Hafidz dan Pramuka untuk calon mahasiswa. Dengan demikian, para siswa yang berprestasi di kategori tersebut diberikan kesempatan menuntut ilmu di IPB.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB, Drajat Martianto (sumber : IPB.ac.id)


Dari sumber Kompas, Kamis (18/02), Wakil Rektor IPB University Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Drajat Martianto mengatakan, tujuan dibukanya jalur ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada lulusan SMA atau SMK sederajat yang berprestasi luar biasa dalam kegiatan ekstra kurikuler untuk menimba ilmu di IPB.


“Bergabungnya siswa ke dalam jalur ini agar sikap, perilaku, dan pengetahuannya dapat berkembang secara optimal,” katanya.

Dia melanjutkan, untuk bisa masuk di jalur ini, para calon mahasiswa harus memiliki kualifikasi tertentu yang telah ditetapkan lembaga.

“Untuk kualifikasi pelamar adalah lulus SMA atau Sederajat jurusan IPA atau SMK Pertanian/Kehutanan/Kimia Analis pada tahun 2021. Siswa merupakan siswa berprestasi dengan dibuktikan sertifikat penghargaan juara dalam lomba di tingkat internasional dan nasional,” ungkapnya.

Sedangkan, kategori lomba yang dimaksud dalam jalur prestasi tersebut, ulas Drajat antara lain :

1) Lomba Karya Ilmiah
2) Olimpiade Matematika
3) Fisika
4) Kimia
5) Biologi
6) Informatika
7) Olahraga
8) Hafidzh
9) Pramuka

Pendaftaran calon mahasiswa melalui jalur prestasi telah dibuka sejak tanggal 1 februari hingga 14 April mendatang. Sedangkan pengumuman hasil seleksi diagendakan di akhir bulan mei 2021.

“pengumuman hasil seleksi calon mahasiswa jalur PIN akan dilakukan pada 28 Mei 2021 melalui laman registrasi.admisi.ipb.ac.id. Verifikasi berkas akan diumumkan kemudian,” ujarnya.

Diketahui, sejak tahun 1974, IPB memiliki jalur masuk dengan nama Jalur Finalis Lomba Karya Ilmiah. Sejak Tahun 2000, namanya berubah menjadi Jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN) seperti yang dikenal saat ini. (Kmps/Wid)