Kadisdik Purwakarta : “Siswa Wajib Pakai Seragam Saat Belajar Dari Rumah”

siswa belajar dari rumah (sumber : republika)

ayoguru.com—Untuk menjaga komitmen pembelajaran di masa pandemi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta mewajibkan siswa untuk memakai seragam saat belajar dari rumah (BDR). Tim Gerakan Disiplin Sekolah (GDS) pun dioptimalkan untuk mengantisipasi siswa keluyuran di jam sekolah.

Keterangan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Purwakarta, H. Purwanto, Selasa (16/02). Kepada ayoguru, ia menuturkan bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk kebaikan para siswa. Pun, kerap ada stigma yang muncul di masyarakat bahwa siswa dianggap tidak sekolah apabila tidak memakai seragam.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, H. Purwanto (sumber : istimewa)

“Aturan ini sudah diberlakukan sejak semester genap lalu dan sudah disosialisasikan secara massif kepada sekolah-sekolah yang ada dibawah binaan Disdik Purwakarta. Pertimbangan penerapan aturan tersebut, salahsatunya adalah karena ada stigma terhadap pelajar, yaitu ketika tidak memakai seragam sekolah saat belajar dinilai tidak sekolah,” katanya.

Asumsi tersebut, sambungnya, berkembang di masyarakat hari ini. Ia mengaku mendapatkan informasi itu dari para guru yang bertugas di lapangan.

“Kata guru-guru yang ke lapangan, biar serasa di sekolah meski belajar di rumah lebih baik pakai seragam. Ditambah juga biar tidak main sewaktu jam belajar,” ujarnya.

GERAKKAN TIM GDS

Tim Gerakan Disiplin Sekolah (GDS) dan para pengawas pun sekaligus digerakkan secara optimal untuk memastikan siswa mengikuti pembelajaran di masa pandemi. Dengan cara ini, bisa ketahuan mana siswa yang belajar dan tidak di jam-jam pelajaran.

“Kami akan tahu siswa yang keluyuran di jam belajar. Setiap hari ini tim ini berkeliling pada jam belajar. Kalau ketahuan keluyuran tentunya akan langsung ditindak-lanjuti,” ujarnya.

Kadisdik Purwanto mengakui bahwa ada banyak sekali keterbatasan yang dihadapi akibat situasi krisis pandemi. Namun begitu, ia menegaskan pihaknya berkomitmen bekerja semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada para siswa.

“Tim GDS diantaranya juga digerakkan untuk memastikan setiap guru bisa melayani para siswa dengan baik. Selain itu, juga untuk memastikan menggunakan kurikulum darurat seperti yang diamanatkan oleh Kemendikbud,” begitu tukasnya. (Wid)