Mahacita UPI Bagikan Ribuan Masker dan APD

Kelompok Mahasiswa Pecinta Alam UPI, Mahacita memberikan bantuan masker dan APD (sumber : istimewa)

ayoguru.com—Mahacita (kelompok mahasiswa pecinta alam kampus : red) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) intensif membagikan masker dan Alat Pelindung Diri (APD) kepada ribuan tenaga medis dan masyarakat umum, lebih khusus yang berada di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Kepada ayoguru, minggu (28/02), melalui pesan Whatsapp, Ketua Mahacita UPI, Jamilatun Nisa mengatakan bahwa kegiatan ini sudah dilakukan sejak bulan Desember 2020 hingga pertengahan Februari 2021. Tujuannya tidak lain adalah sebagai respon terhadap pandemi COVID-19.

Tim Mahacita UPI saat membagikan masker dan APD ke RSUD Subang (sumber : istimewa)


“Para tenaga medis ada di garis depan. Sudah sepatutnya mereka diberikan apresiasi. Paling tidak, dipastikan keamanan dan keselamatannya. Diantaranya, memastikan stok masker dan APD untuk mereka selalu tersedia,” katanya.

Dia menambahkan, masker dan APD tersebut dibagikan ke sejumlah rumah sakit dan Puskesmas yang membutuhkan.

“Selain rumah sakit, kami juga memberikan masker dan APD ke Puskesmas. Di wilayah kabupaten Bandung Barat mulai dari Puskesmas Tagog Apu, Puskesmas Pasir Langu, Puskesmas Parongpong, Puskesmas Jaya giri hingga Puskesmas Cipatat. Selain itu,  APD juga kami salurkan untuk Rumah Sakit Subang dan juga PMI kabupaten Bandung,” runutnya.

Masih kata Nisa, masyarakat umum juga tidak lepas dari perhatian pihaknya. Ketersediaan masker, singgungnya, adalah salahsatu pra-syarat penting untuk menekan penyebaran virus COVID-19.

“Dalam hal ini, sekolah-sekolah dan masyarakat umum juga kami berikan masker dan APD apabila diperlukan. Hingga saat ini, sekolah yang kami berikan bantuan, antara lain Sekolah SMAN 3 Subang, SMAN 1 Lembang, SMA As-Salam Bandung dan Ibnu Sina Fullday School,” katanya.

BERKOLABORASI DENGAN KONVEKSI KAWAN

Program bantuan cuma-cuma ini, lanjut Nisa, bisa ter-realisasi karena ada kolaborasi dengan konveksi yang kebetulan adalah milik anggota kelompoknya.

“Kami berkolaborasi dengan “Crocozone”, salah satu industri rumahan yang bergerak di bidang koveksi tekstil. Pemiliknya, yaitu Fadhil Eka Putra adalah mahasiswa UPI dan anggota Mahacita,” ungkapnya.

Nisa berharap, langkah kecil pihaknya ini bisa bermanfaat untuk masyarakat luas.

“Semoga langkah kecil kami ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Yang lebih penting, khususnya para tenaga medis, mereka bisa terhindar dari resiko penularan virus,” begitu cetusnya. (Wid)