Rekrutmen P3K Guru Segera Dibuka, Kemendikbud Dorong 5 Kebijakan Ini

Guru di Indonesia masih banyak yang berstatus honoree dan belum mendapatkan kesejahteraan yang layak (sumber : Tonato Foundation)

ayoguru.com—Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) akan segera dibuka di bulan Maret mendatang. Dari target 1,3 juta P3K, kuota mayoritas dibuka untuk kategori guru, yaitu 1 juta. Pihak Kemendikbud RI pun lantas mendorong 5 kebijakan untuk rekrutmen P3K guru tersebut.

Dari sumber Kompas, belum lama ini, Mendikbud RI Nadiem Makarim mengatakan, program seleksi P3K guru terbuka untuk semua guru honorer, termasuk lulusan PPG (Pendidikan Profesi Guru : Red),” katanya.

Mendikbud RI, Nadiem Makarim (sumber : google)

Tidak hanya itu, Nadiem menegaskan bahwa pihaknya memberikan beberapa kesempatan kepada para guru yang akan mengikuti seleksi P3K.

“Saya harap ini dapat menjadi angin segar bagi guru-guru honorer yang sebelumnya belum mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kelayakannya. Untuk 2021 kita akan menjamin bahwa semua guru honorer akan bisa mengikuti tes seleksi ini dan akan diberikan beberapa kesempatan,” katanya seperti dikutip Kompas.

5 KEBIJAKAN KEMENDIKBUD TENTANG REKRUTMEN P3K

Lebih lanjut, Nadiem menuturkan bahwa ada 5 kebijakan yang telah ditetapkan pihaknya terkait rekrutmen P3K. Dia merunut, kebijakan tersebut antara lain :

Semua guru honorer dan lulusan PPG bisa mendaftar dan mengikuti seleksi dan semua yang lulus seleksi akan menjadi guru PPPK hingga batas satu juta guru. Maka dari itu, agar pemerintah bisa mencapai target satu juta guru, pemerintah pusat mengundang pemerintah daerah untuk mengajukan formasi sebanyak mungkin sesuai dengan pemerintah.

Setiap pendaftar diberi kesempatan mengikuti ujian seleksi sampai tiga kali. Jika gagal pada kesempatan pertama, pendaftar dapat belajar dan mengulang ujian hingga dua kali di tahun yang sama atau di tahun berikutnya.

Kemendikbud akan menyediakan materi pembelajaran secara daring untuk membantu pendaftar mempersiapkan diri sebelum ujian seleksi.

Pemerintah pusat memastikan tersedianya anggaran bagi gaji semua peserta yang lulus seleksi guru PPPK.

Biaya penyelenggaraan ujian ditanggung oleh Kemendikbud. (Kmps/Wid)