SEKOLAH PENGGERAK : SOLUSI PERCEPATAN VISI PENDIDIKAN INDONESIA

Ayoguru.com —Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud-RI) belum lama ini meluncurkan program Sekolah Penggerak. Program ini diharapkan dapat mempercepat visi pendidikan Indonesia.

Pada sesi webinar, Senin (01/02), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud-RI), Nadiem Makarim menuturkan bahwa program ini adalah sebuah ikhtiar nyata untuk mempercepat realisasi visi pendidikan di Indonesia, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Visi tersebut, singgungnya, bisa dipercepatkan dengan bermodalkan katalis (penghubung : red) yang dalam hal ini adalah “sekolah penggerak”.

“Sekolah penggerak adalah katalis untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia yang terdiri dari dua hal, yaitu sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan profil pelajar pancasila dan diawali dengan SDM yang unggul terutama kepala sekolah dan guru,” katanya dalam kesempatan webinar yang ditayangkan secara live di youtube channel Kemendikbud RI.

BERFOKUS PADA KEPALA SEKOLAH, GURU & SISWA

Selanjutnya, pada tataran teknis, realisasi sekolah penggerak ditopang oleh tiga subjek penting, yaitu Kepala Sekolah dan Guru. Kepala sekolah pada konsep sekolah penggerak adalah pribadi yang tidak hanya berkompeten dalam mengatur operasional sekolah, melainkan juga bisa menjadi mentor sekaligus inspirasi bagi para guru yang berada di ruang lingkup pembinaannya.

Kemudian, guru dalam konteks sekolah penggerak adalah mereka yang mampu menggerakkan budaya literasi di sekolah dan dapat mengembangkan pola belajar yang tidak satu arah, melainkan partisipatif.

“Sehingga, pada akhirnya menciptakan siswa cerdas dan hidup dalam ekosistem pembelajaran yang berdasar pada tiga prinsip nilai, yaitu banyak tanya, banyak coba dan banyak karya,” katanya.

CIRI-CIRI SEKOLAH PENGGERAK

Menteri Nadiem tidak luput memberikan gambaran konseptual terkait sekolah penggerak. Menurutnya, sekolah bisa sampai pada level penggerak jika sudah mencerminkan sejumlah indikator, seperti :

  1. Memiliki kepala sekolah yang mengerti proses pembelajaran siswa dan mampu mengembangkan guru

Menurut Nadiem, sekolah penggerak adalah sekolah yang memiliki kepala sekolah yang tak hanya bisa mengatur operasional suatu sekolah, melainkan juga bisa mengerti proses pembelajaran siswa dan menjadi mentor untuk guru-guru di sekolah.

  1. Berpihak pada siswa

Nadiem menyebutkan sekolah penggerak memiliki guru yang berpihak kepada anak. Sekolah penggerak memiliki guru yang mengerti bahwa setiap anak berbeda dan memiliki cara pengajaran yang berbeda. “Sehingga ia mengajar pada level yang tepat untuk anak itu dan yang pas anak itu. Itu ciri-ciri guru penggerak,” ujar Nadiem.

  1. Menghasilkan profil siswa

Sekolah penggerak mampu menghasilkan profil siswa yang berakhlak mulia, independent dan mandiri, punya kemampuan bernalar kritis, kreatif, gotong royong, dan punya rasa kebhinekaan dalam negera dan global.

  1. Dukungan komunitas

Nadiem mengatakan ciri-ciri dari sekolah penggerak adalah komunitas di sekeliling sekolah itu mendukung proses pendidikan di dalam kelas. “Dari orang tua sampai tokoh masyarakat, pemerintah setempat. Semuanya mendukung kualitas belajar siswa,” ujarnya.

Diketahui, Kemendikbud RI bertekad menggerakkan program ini seluas mungkin. Dengan begitu, realisasi visi pendidikan Indonesia diharapkan dapat terjadi lebih cepat. (Wid)