Soal Rekrutmen P3K Guru 2021, PB PGRI Kritik Format Seleksi Terbuka

ilustrasi rekrutmen P3K 2021 (sumber : google)

ayoguru.com—Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB-PGRI), Unifah Rosyidi, meminta kepada Pemerintah agar rekrutmen (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja) Tahun 2021 disamakan dengan format di tahun 2019. Dengan begitu, maka guru honorer yang berusia diatas 35 tahun berkesempatan lebih luas menjadi P3K  karena berkompetisi dengan rekan seusianya.

Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi (Sumber : google)

Pernyataan Unifah tersebut sebagimana dikutip JPNN.com, kemarin (02/02). Menurutnya, format rekrutmen P3K tahun 2021 relatif memperkecil peluang guru honorer berusia 35 ke atas untuk menjadi P3K. Sebab, meskipun jumlah rekrutan terhitung besar yaitu satu juta orang, namun proses seleksi bersifat terbuka. Artinya, guru honorer yang sudah mengabdi berpuluh-puluh tahun akan berkompetisi dengan lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang masih baru (fresh graduate).

“Sebaiknya pemerintah memberikan afirmasi bagi guru-guru honorer, yakni diseleksi dan bersaing sesama mereka. Dengan seleksi sesama guru honorer, akan timbul rasa percaya dirinya sehingga terpacu untuk lulus tes. Apalagi, formasi yang disiapkan sangat besar,” katanya seperti dikutip JPNN.com.

P3K, sambung Unifah, punya makna yang strategis, lebih khusus untuk para guru honorer. Pihaknya berharap kebijakan ini bisa menjadi solusi untuk para guru honorer yang sudah mengabdi berpuluh tahun lamanya.

“Kami berharap persoalan honorer diselesaikan. Status mereka ditingkatkan menjadi ASN sesuai dengan kemampuan Pemerintah,” katanya.

PGRI INGATKAN HASIL PERTEMUAN DENGAN JOKOWI

Unifah lalu menyinggung hasil pertemuan PGRI dengan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di tahun 2018 silam. Ia mengingatkan, di tahun itu PGRI menuntut Jokowi untuk lebih tanggap memperjuangkan nasib guru honorer—terlebih yang berusia 35 tahun ke atas yang sudah lama mengabdi.

“Pertemuan itu menghasilkan kebijakan berupa PP No. 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen P3K. Atas kebijakan presiden juga, guru honorer ini bisa ikut tes P3K pada februari 2019 lewat tes sesama mereka,” ungkapnya.

Atas dasar itu, PB PGRI meminta kepada Pemerintah agar seleksi P3K untuk guru di tahun 2021 bisa berpijak pada format yang sama. “Nah, kami meminta agar guru honorer diberikan kesempatan tes sesama mereka dalam rekrutmen P3K tahun ini,” begitu tegasnya. (JPNN/Wid)