Susul Ketinggalan Sains, P4TK IPA Bangun Kerjasama Strategis Dengan Disdik

Dr. Purwanto saat penanda-tanganan MoU dengan P4TK-IPA belum lama ini (sumber : istimewa)

ayoguru.com-Pusat Pengembangan dan Pemberdayaaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan – Ilmu Pengetahuan Alam (P4TK – IPA) inisiasi kerjasama strategis dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sains siswa, MoU (nota kesepahaman) disepakati bersama di aula kantor P4TK IPA – Kota Bandung, Selasa (02/03).

Diwawancara ayoguru di lokasi, Kepala P4TK IPA, Enang Ahmadi menuturkan bahwa visi besar dari kerjasama ini adalah untuk meningkatkan kompetensi sains siswa. Berdasarkan hasil riset global, kompetensi siswa Indonesia di bidang sains terbilang rendah. Per tahun 2018, Indonesia ada di urutan 71 dari 80 negara. Urutan ke-9 dari bawah.

Kepala P4TK IPA, Enang Ahmadi di sela pertemuan dengan Disdik Kabupaten/Kota se-Jawa Barat (Sumber : istimewa)


“Hal ini tentu saja akan jadi masalah yang akan terus membesar apabila tidak segera disikapi. Sebagai contoh, rendahnya kompetensi saintifik akan membuat siswa rentan terkena informasi hoax. Sebab, lemah secara penalaran,” katanya.

Dia melanjutkan, dari MoU ini diharapkan kompetensi siswa terhadap sains bisa meningkatkan signifikan.

“Dari perlakuan ini, kami berharap nilai kompetensi siswa, lebih khusus di Kabupaten/Kota yang menyepakati MoU bisa meningkat. Target kami adalah jika nilai PISA (nilai kompetensi siswa secara global : red) IPA siswa Indonesia di tahun 2018 berada di angka 396, maka tahun ini bisa meningkat ke angka 400 lebih. Selain itu, minat siswa terhadap sains juga diharapkan bisa meningkat,” katanya.

Enang menegaskan akan segera menindak-lanjuti MoU pihaknya dengan Disdik Kabupaten/Kota. Tidak lama lagi, akan kembali dilakukan pertemuan untuk membahas program strategis.

“Sekitar tanggal 8 atau 9 April akan ada pertemuan lagi dengan para guru dan tenaga laboratorium dari masing-masing Kabupaten/Kota untuk membahas program strategis,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Program dan Informasi P4TK IPA, Eneng Susilawati mengajak pihak Disdik Kabupaten/Kota yang hadir untuk merespon aktif MoU.

“Ketertinggalan siswa kita di bidang sains adalah tanggung jawab bersama. Diantaranya adalah Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota,” katanya.

Lebih lanjut, Eneng mengungkapkan bahwa ada lebih kurang 41 program yang bisa dikerjasamakan dengan Disdik Kabupaten/Kota. Dalam prakteknya, Disdik Kabupaten/Kota tinggal memilih program apa saja yang ingin diakses.

“Salahsatunya adalah program untuk tenaga laboratorium dan pembelajaran daring untuk para guru sains di masing-masing Kabupaten/Kota,” demikian tukasnya. (Wid)